TUGAS OBSERVASI

 TUGAS OBSERVASI MEDIA PEMBELAJARAN DI SD NEGERI       KOTAGEDE III

Hari                     : Kamis

Tanggal                : 27 September 2012

Jadwal Pelajaran : Matematika

Kelas                   : III (tiga)

Nama Mahasiswa : Hermi Puspita Negari (11005082)

Kami melakukan observasi bersama teman kelompok di SD Negeri Kotagede III. Kami berjumlah 6 orang dalam satu kelompok. Masing-masing dari kita mengamati proses pembelajaran mulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Saya dapat observasi untuk kelas III(tiga)

Hasil yang saya peroleh:

  1. Bagaimana Guru Menyampaikan Materi?

Jawab : guru menyampaikan materi dengan metode ceramah.

  1. Media Belajar apa yang Digunakan?

Jawab : a. Papan tulis

b. Tabel perkalian

c. Lembar Kerja Siswa (LKS)

  1. Bagaimana siswa selama KBM Berlangsung?

Jawab : saat pertama kali guru masuk kelas siswa tidak lansung mengikuti instruksi guru tetapi setelah guru mengajak bernyanyi, siswa segera memperhatikan materi yang disampaikan oleh guru mereka.

  1. Efektifkah metode dan media belajar saat diterapkan?

Jawab : menurut Saya metode dan media pembelajaran yang dibawakan oleh guru kelas III tersebut belum efektif. Sebab, seorang anak SD kelas III apabila dalam penyampaian materi hanya menggunakan metode ceramah anak akan cepat bosan dan akhirnya mereka akan tidak memperhatikan materi dan mengajak ngobrol temannya.

Dari data diatas saya mempunyai usulan untuk membuat media pembelajaran berupa tabel perkalian atau media pembelajaran yag didominasi dengan gambar dan warna. Sebab seorang anak kelas III akan lebih cepat tertari pada media yang wana-warnanya agak mencolok.Walau menggunakan media elektronik juga memungkinkan. Tapi jika akan di dominasi  dengan media elektronik anak tidak dapat menjiwai dengan baik setiap pembelajaran yang diperolehnya, anak belum dapat dikondisikan dengan baik. Ruang kelas jadi sangat ramai. Pendekatan seorang guru kelas III (tiga) dalam mengenalkan setiap nilai, baik akademik maupun non akademik adalah dengan pembelajaran tematik yang tidak menjelaskan satu persatu setiap mata pelajaran.

 

Persiapan yang diperlukan :

1.   Mencari silabus yang digunakan sebagai pedoman pembelajran tahun 2012/2013.

  1. Menganalisis indikator-indikator yang harus dicapai.
  2. Mengkonsep hasil analisis indikator dalam sebuah ide cerita sekaligus gambar-gambar yang menarik bagi anak-anak.
  3. Menggabungkan setiap konsep menjadi sebuah cerita yang menarik.
  4. Menerbitkannya dalam sebuah buku cerita bergambar adukatif.
  5. Kenalka pada siswa sekolah Dasar yang menggunakan pendekatan Tematik dalam proses pembelajarannya.

FOTO DOKUMENTASI

Gambar

GambarGambarGambar

Setelah melaui diskusi yang panjang mengenai setiap kelas yang kami observasi bersama dapat kami simpulkan bahwa

1. Kedudukan media sebagai alat komunikasi dalam pembelajaran

     Kedudukan media sebagai alat komunikasi dalam pembelajaran adalah sebagai penyalur ilmu dari seorang pendidik kepada peserta didik.

2. Penggunaan media dalam pembelajaran

Penggunaan media dalam pembelajaran sebagai media pendidik untuk menyampaikan materi pembelajaran.

MEDIA SEBAGAI SUMBER BELAJAR

A. CIRI-CIRI MEDIA PEMBELAJARAN

Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan motivasi dan minat baru, membangkitkan rangsangan kegiatan belajar, bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap peserta didik. Selai itu, penggunaan media pembelajaran pada tahap orientasi pengajaran sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian. Oleh sebab itu menurut  Gerlach & Ely (1971) media sebagai sumber belajar memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

1. Ciri fiksatif (fixative property).

Ciri ini menggambarkan kemampuan merekam, menyimpulkan, melestarikan, dan mengkonstruksi suatu peristiwa atau obyek. Suatu obyek dapat diurut dan disusun kembali dengan media seperti photography, video tape, audio tape, disket komputer, dan film dengan media ini memungkinkan suatu rekaman kejadian atau obyek yang terjadi pada satu waktu tertentu ditransportasikan tanpa mengenal waktu.

  1. Ciri manipulatif (manipulatif property).

Suatu kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada peserta didik dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik pengambilan gambar misalnya bagaimana proses larva menjadi kepompong kemudian menjadi kupu-kupu dapat dipercepat dengan teknik rekaman fotografer.

  1. Ciri disributif (distributive property).

Ciri distributif dari media memungkinkan suatu objek atau kejadian ditrasnspormasikan melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada peserta didik dengan stimulas pengalaman yang relatif sama mengenai kejadian ini.

B. FUNGSI MEDIA PEMBELAJARAN

Istilah media mula-mula dikenal dengan alat peraga, kemudian dikenal dengan istilah audio visual aids (alat bantu pandang/dengar). Sekarang ini istilah yang lazim digunakan dalam dunia pendidikan nasional adalah instructional media (media pendidikan atau media pembelajaran). Dalam perkembangannya, sekarang muncul istilah

Levie & Lents (1982) mengemukakan empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual, yaitu:

A.  Fungsi Atensi

Fungsi atensi media visual merupakan inti, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran.

  1. Fungsi Afektif

Media visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar. Gambar atau lambang visual dapat menggugah emosi dan sikap siswa.

  1. Fungsi Kognitif

Fungsi kognitif media visual terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar pencapaiaan tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.

  1. Fungsi Kompensatoris

Fungsi kompensatoris media pembelajaran terlihat dari hasil penelitian bahwa media visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali.

Media pembelajaran, menurut Kemp & Dayton (1985:28), dapat memenuhi tiga fungsi utama apabila media itu digunakan untuk perorangan, kelompok, atau kelompok pendengar yang besar jumlahnya, yaitu :

  1. Memotivasi minat atau tindakan,
  2. Menyajikan informasi,
  3. Memberi instruksi.

C. MANFAAT MEDIA PEMBELAJARAN

Sudjana dan Rivai (1992;2) mengemukakan manfaat media pembelajaran dalam proses belajar siswa, yaitu:

  1. Pembelajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar;
  2. Bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa dan memungkinkannya menguasai dan mencapai tujuan pembelajaran;
  3. Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi kalau guru mengajar pada setiap jam pelajaran;
  4. Siswa dapat lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memerankan, dan lain-lain.

Encyclopedei of Educational Research dalam Hamalik (1994:15) merincikan manfaat media pendidikan sebagai berikut:

  1. Meletakkan dasar-dasar yang konkret untuk berpikir, oleh karena itu mengurangi verbalisme.
  2. Memperbesar perhatian siswa.
  3. Meletakkan dasar-dasar yang penting untuk perkembangan belajar, oleh karena itu membuat pelajaran lebih mantap.
  4. Memberikan pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan kegiatan berusaha sendiri di kalangan siswa.
  5. Menumbuhkan pemikiran yang teratur dan kontinyu, terutama melalui gambar hidup.
  6. Membantu tubuhnya pengertian yang dapat membantu perkembangan kemampuan berbahasa.
  7. Memberikan pengalaman yang tidak mudah diperoleh dengan cara lain, dan membantu efisiensi dan keragaman yang lebih banyak dalam belajar.

D. KEKURANGAN DAN KELEBIHAN TIAP MEDIA

Meskipun dalam penggunaannya jenis-jenis teknologi dan media sangat dibutuhkan guru dan siswa dalam membantu kegiatan pembelajaran, namun secara umum terdapat beberapa kelebihan dan kelemahan dalam penggunaannya. Salah satu contoh kekurangannya menekankan bahan-bahan visualnya sendiri dengan tidak menghirukan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan desain,pengembangan,produksi, evaluasi, dan pengelolaan bahan-bahan visual. Sedangakan kelebihan tiap media adalah :

1. Memperjelas penyampaian pesan agar tidak terlalu verbalitis

2. Mengatasi perbatasan ruang, waktu dan daya indera

3. Dengan menggunakan media pendidikan secara tepat dan bervariasi sifat pasif anak didik dapat diatasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s